Desember 2018, Perluasan Bandara Hasanuddin Makassar Mulai Dikerjakan

General Manager (GM) PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Wahyudi mengakatakan jika Desember 2018 pihaknya menggelar pembangunan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Untuk itu pihaknya meminta maaaf jika kenyamanan penumpang sedikit terganggu.
Wahyudi mengatakan, pembangunan pelebaran khusus area parkir dan terminal ini menelan anggaran sebesar Rp 2,8 triliun. Pelebaran dengan luas tiga kali lipat dari pembangunan awal ini ditargetkan selesai dalam 18 bulan atau pertengahan 2020 mendatang.
Wahyudi menambahkan, setelah selesai pelebaran parkir dan teriminal di pertengahan 2020, Angkasa Pura I kembali melakukan pelebaran pada landasan pacu pesawat menjadi 3.500 meter. Pelebaran yang mulai dikerjakan pada akhir tahun 2020 ini membuat Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar siap menampung pesawat jenis apapun.
General Manager (GM) PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Wahyudi menjamin jika tak ada lagi taksi liar di area Bandara Hasanuddin Makassar. Begitupun di area terminal kedatangan. Tak ada lagi sopir taksi yang ribut dan menarik-menarik penumpang. Seluruh sopir kini tertib menunggu giliran sesuai antrian mesin.
Pasca bentrokan antara sopir taksi legal dan taksi ilegal, PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar memperketat pengawasan. Angkasa Pura I kini berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI Angkatan Udara dalam mengawasi kemungkinan masuknya taksi liar maupun taksi online.
General Manager (GM) PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Wahyudi menerima kunjungan di Rakyatku.com, Rabu (19/9/2018). Kunjungan ini dipimpin Direktur Rakyatku.com Subhan Yusuf dan Pimpinan Redaksi Mulyadi Abdillah.